Qur'an dan Sunnah

Agama itu Nasehat

Homosex dan Pengobatannya

Posted by Admin pada 12/07/2009

Oleh: Syaikh Abdul Aziz Bin Abdullah Bin Baz

Pertanyaan:

Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Aku adalah seorang pemuda berusia 21 tahun. Semenjak usiaku 8 tahun, aku telah diuji dengan perbuatan liwath (homoseks). Hal itu terjadi karena ayahku disibukkan (dengan urusannya sehingga lalai) dari memberikan pendidikan yang baik kepadaku.

Dan keadaanku sekarang, aku menjalani kehidupan yang penuh derita karena perbuatan liwath tersebut. Sekarangpun aku menyesali perbuatan itu, hingga rasa penyesalanku sampai pada tingkatan aku memikirkan untuk melakukan bunuh diri. Wal ‘iyaadzubillah

Dan yang menambah derita dan adzab yang aku rasakan, keluargaku menghendaki aku untuk segera menikah.

Maka dari itu, aku mengharap dari anda yang mulia, agar memberikan bimbingan kepadaku supaya bisa kembali ke jalan yang benar. Dan agar anda memberikan obat menurut syar’i yang menyembuhkan/menyelamatkan aku dari masalahku ini sehingga aku bisa melepaskan diri dari kehidupan yang penuh adzab, yang selama ini aku jalani karena melakukan perbuatan liwath (homoseks).

Jawab:

Wa’alaikumsalam warahmatullaahi wabarakaatuh.

’Amma ba’du : Aku memohon kepada Allah, agar Allah memberikan penjagaan kepadamu dari hal – hal yang telah engkau sebutkan.

Tidak diragukan lagi, bahwa apa yang telah engkau sebutkan, berupa perbuatan liwath (homoseks) yang engkau lakukan, itu merupakan dosa yang besar. Akan tetapi, obat /solusi untuk bisa lepas dari perbuatan homoseks tersebut adalah hal yang mudah. Alhamdulillah.

Obat itu adalah bersegeralah engkau untuk melakukan taubat nasuha (taubat yang sebenar-benarnya). Taubat nasuha yaitu dengan menyesali perbuatan dosa/maksiat yang telah dilakukan pada waktu yang lampau dan besegera meninggalkan/menarik diri dari perbuatan dosa/maksiat tersebut. Taubat nasuha juga harus dengan tekad/azzam yang benar untuk tidak kembali melakukan perbuatan dosa tersebut. Hal itu bisa dilakukan dengan bersahabat/bergaul dengan orang-orang yang shalih/baik, meninggalkan / menjauh dari perkara-perkara yang bisa menjadi wasilah/jalan untuk melakukan dosa itu kembali, dan bersegeralah engkau untuk menikah.

Dan aku berikan kabar gembira dengan kebaikan, keberuntungan dan kesudahan yang terpuji jika engkau benar dalam taubat yang engkau lakukan. Hal ini sebagaimana firman Allah ta’ala (yang artinya): “dan bertaubatlah kalian semua kepada Allah wahai orang-orang yang beriman, supaya kalian mendapatkan keberuntungan“. (Q.S An Nuur : 31)

Dan firman Allah ‘azza wa jalla dalam surat At Tahrim (yang artinya): “Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kalian kepada Allah dengan taubat yang sebenar- benarnya”. (Q.S At Tahrim : 8 )

Dan sabda Nabi Shallallahu’alaihi wasallam (yang artinya): “Taubat (taubat nasuha) menggugurkan dosa-dosa yang dilakukan sebelumnya“.

Dan sabda beliau shallallahu’alaihi wasallam (yang artinya): “Orang yang bertaubat dari dosa seperti orang yang tidak mempunyai dosa “.

Dan semoga Allah memberikan taufiq kepada engkau, memperbaiki hati dan amalanmu, serta semoga Allah mengaruniakan kepada engkau taubat nasuha dan teman-teman yang shalih.

Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Diterjemahkan oleh Al Akh Abu Sulaiman dari ‘Fataawa wa Maqaalaat bin Baaz ’, Muraja’ah Al Ustadz Abu ‘Isa Nurwahid, Buletin Dakwah Al-Atsary – Semarang Edisi 11/Th.I/1427H

Sumber: http://www.darussalaf.org offline Penulis: Syaikh Abdul Aziz Bin Abdullah Bin Baz, Judul: Obat Syar’i Bagi Mereka yang Diuji dengan Perbuatan Maksiat

Baca risalah terkait ini :
1.HOMOSEKS dan Pengobatannya
2.Bolehkah ber “ORAL SEKS”
3.Bagaimana dengan “ANAL SEKS”?
4.Bolehkah ONANI atau MASTURBASI ?
5.Hukum SEX LESBI (LESBIAN) Dalam Islam
6.Bolehkah Bersetubuh Sebelum Istri… ?

Diarsipkan pada: http://qurandansunnah.wordpress.com/

About these ads

12 Tanggapan to “Homosex dan Pengobatannya”

  1. Qina said

    assalamu’alaikum..
    saya punya sohib perempuan dan dia menyukai perempuan juga.
    dia bilang bahwa dia seperti itu dah mulai dari SD.
    dan sekarang dia masih seperti itu, dia merasa pikiran, hati, dan perasaannya kacau.
    dia sama sekali tidak bisa menyukai lakilaki.
    so, pertanyaan saya adalah: nasehat dan perilaku apa yang harus saya sampaikan padanya agar pikiran, hati, dan perasaannya menjadi damai dan bisa menjalani hidup dengan wajar/normal??
    saya tidak mau menyinggung dia, saya mau mengarahkan dia secara pelan2 karena dia sahibku semenjak SMP.
    terima kasih sebelumnya atas pendapatnya..

    wassalam..
    Qina

    Berdo’a dan berupaya keras (ikhtiar) dan perbanyaklah sholat sunnah.
    Mengobatinya menurut fatwa ulama diatas :
    1. Bertobat (Nasuha) dengan sebenar benarnya taubat
    2. Memperbaiki diri dan beramal shalih
    3. Bergaulnya dengan orang orang yang sholeh. (ini penting)

    • Parjoko said

      Mengingatkan teman yg salah kita tidak usah takut dia tersinggung, marah ato bahkan mutisin silaturahmi. Tegaskan sama teman, bahwa kelakuannya dosa besar dan segera suruh tobat. Kalo memang udah cukup umur, lebih baik menikah.

  2. Parjoko said

    Obat paling mujarab dalam mengobati homo adalah sadar bahwa itu dosa besar, banyak bergaul dengan orang alim, baca Al-Qur’an sesering mungkin dll. Salah satu cara terbaik adalah selalu mengingat mati.

  3. Ugik said

    Assalamu’alaikum
    Menurut saya, perubahan tingkah laku seorang homosexual adalah kesadaran diri yang kuat bahwa hal itu menyimpang. Kemudian melakukan pertaubatan dengan meninggalkan semua hal yang berbau homosexual (menonton film homo, menyimpan gambar laki-laki polos, bergaul dengan komunitas itu, berinternet pada situs-situs gay, dan mungkin menghilangkan catatan diri tentang perilaku di masa lampau. setelah itu ruqyah. Insya Allah, setiap manusia ada yg mendampingi secara ghoib. mereka kadang menjerumuskan kita. dengan ruqyah maka mereka (mahluk tak kasat mata itu)akan pergi dan menjadikan pikiran kembali normal. Percayalah, homosexual pasti dapat disembuhkan.

  4. [...] Homosex dan Pengobatannya [...]

  5. [...] Homosex dan Pengobatannya [...]

  6. [...] Homosex dan Pengobatannya [...]

  7. [...] Sunnah pada Hukum Onani atau MasturbasiHukum “Anal Sex” « Qur'an dan Sunnah pada Homosex dan PengobatannyaKisah Tiga Orang yang di Uji oleh Allah dengan Nikmat, Orang Berpenyakit Kusta, Orang Botak dan [...]

  8. [...] Hukum Onani atau MasturbasiHukum “Oral Sex” « Qur'an dan Sunnah pada Homosex dan PengobatannyaHukum “Anal Sex” « Qur'an dan Sunnah pada Bolehkah Bersetubuh Sebelum Istri Mandi [...]

  9. [...] Homosex dan Pengobatannya [...]

  10. [...] Homosex dan Pengobatannya [...]

  11. [...] Homosex dan Pengobatannya [...]

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 723 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: